The Kitte Runner by Khaled Hosseini

The Kitte Runner by Khaled HosseiniThe Kite Runner adalah sebuah kisah penuh kekuatan tentang persaudaraan, kasih sayang, pengkhianatan, dan pederitaan. Khaled Hosseini dengan brillian menghadirkan sisi-sisi lain dari Afghanistan, negeri indah yang hingga kini masih menyimpan duka. Tetapi, bahkan kepedihan selalu menyimpan kebahagiaan. Di tengah belantara puing di kota Kabul, akankah Amir menemukan Hasan, satu-satunya sahabatnya. Saudaranya?

Baca lebih lanjut

Iklan

Lily – Pencarian Cinta Seorang Gadis Eropa di Etiopia oleh Camilla Gibb

Lily - Pencarian Cinta Seorang Gadis Eropa di Etiopia oleh Camilla GibbLilly amat mengagumkan dan menginspirasi semua orang. Novel yang melukiskan kondisi Etiopia dengan amat tajam; penuh cinta, toleransi, ketabahan, dan optimisme.” —Ethiopian Observer

Baca lebih lanjut

168 Jam Dalam Sandera oleh Meutya Hafid

168 Jam Dalam Sandera“…[Memoar ini] mempunyai premis: iman yang teguh sanggup mengatasi bahaya dan kesulitan. Meutya Hafid telah membuktikan premis ini secara cemerlang, dengan setting medan perang lrak yang sampai sekarang dihantam gejolak terus… saya katakan, dengan tampilnya Meutya: a star is born. Seorang bintang telah lahir.”
H. Rosihan Anwar, Wartawan Senior

Siapa pun penonton televisi dan pembaca koran pasti ingat peristiwa nahas tersebut. Meutya Hafid, seorang reporter MetroTV dan Budiyanto, juru kamera yang mendampinginya, disandera oleh Mujahidin lrak. Mereka diculik tiba-tiba saat sedang berhenti di sebuah POM Bensin. Seluruh bangsa pun khawatir, berdoa demi keselamatan mereka, dan mengusahakan pembebasan secepatnya.

Baca lebih lanjut

Bidadari-bidadari Surga oleh Tere Liye

Bidadari-bidadari Surga oleh Tere LiyeE-Book “Bidadari-bidadari Surga” adalah novel islami yang bercerita tentang kepedihan, penderitaan, suka cita, canda tawa, cinta dan pengorbanan, tumpah ruah di pondok bambu lembah lahambay rumah keluarga mamak Lainuri dan Laisa. Tere Liye, penulis novel ini, menceritakan alur tokoh-tokoh novelnya dengan apik dan sederhana tapi menyentuh. Dengan gaya penceritaan alur mundur dan meloncat-loncat, cerita tetap enak dinikmati.

Baca lebih lanjut

Catatan Hati di Setiap Sujudku

Catatan di Setiap SujudkuMengapa dia berharap kepada selain Aku ketika dirinya sedang berada dalam kesulitan?
Padahal sesungguhnya kesulitan itu berada di tangan-Ku dan hanya Aku yang dapat menyingkirkannya.
Mengapa dia berharap kepada selain Aku dengan mengetuk pintu-pintu lain padahal pintu-pintu itu tertutup?
Padahal, hanya pintu-Ku yang terbuka bagi siapa pun yang berdoa memohon pertolongan dari-Ku… (hadist qudsi)

Di setiap udara yang kau temukan
Di sana akan kau jumpai Allah
Yang senantiasa mendengar doamu…

Baca lebih lanjut

Satu Tiket Ke Surga oleh Zabrina A. Bakar

Satu Tiket Ke Surga oleh Zabrina ABuku ini membawa kesegaran dan, kadang, membuat air mata tertitik ketika cerita bergulir membawa Anda ke suatu tingkat spiritual yang lebih tinggi. Jiwa siapa pun tentu tergelitik saat membaca buku ini. Sungguh pengalaman yang menyejahterakan jiwa!” [M. Shahril A Saman]

Setiap kisah dalam buku ini ditulis dengan unik untuk mengusik dan menggugah pola pikir pembaca, dengan tujuan akhir untuk menunjukkan bagaimana kita dapat meraih surga di dunia dan akhirat sementara identitas Muslim kita tetap utuh terjaga.

Semua orang pasti memerlukan dorongan semangat, perubahan ke arah positif, perbaikan hidup, dan kemudahan praktik-praktik Islami serta bacaan ringan yang mampu membangkitkan kesadaran. Buku ini memiliki semuanya dan tepat untuk Anda!

Baca lebih lanjut

Bait-Bait Cinta

Bait-Bait Cinta Oleh Geidurrahman El-Mishry

Boleh jadi ini salah satu fiksi-Islam-pesantren post-tradisonalisme. Tokoh utamanya adalah Jaka Suganda. Dia adalah sosok yang dinamis, cerdas, dan menjadi aktivis di sekolahnya. Ia bertekad meneruskan belajarnya di universitas Al-Azhar Mesir, meski keadaan ekonominya tidak memungkinkan. Sementara Haji Ismail adalah seorang kaya yang derma. Singkat cerita, dialah yang akhirnya mengantarkan cita-cita Jaka untuk bisa melanjutkan pendidikannya ke negeri Musa itu.

Drama `simpatik’ Haji Ismail ini berkat permintaan putrinya, Fatimah Diyah Pitaloka, yang memang sudah lama memendam kekaguman sejak duduk pertama kali di bangku sekolah. Hal itu bisa terjadi, sebab Jaka dan Fatimah adalah siswa dalam sekolah yang sama. Fatimah duduk di kelas 1, ketika Jaka duduk di kelas 3 MAN dan menjadi ketua OSIS.

Baca lebih lanjut